FORKOMBI.COM – Training Orientation of LEMAH ABANG (TOSLA) merupakan ajang pengembangan kader LEMAH ABANG (Lesehan Mahasiswa Asal Batang di Pekalongan) agar memiliki bekal dalam menjalankan organisasi. Acara tersebut dilaksanakan pada Sabtu hingga Minggu (1-2/10) lalu. 

TOSLA yang diadakan di Sekolah Dasar Negeri 01 Keteleng, Blado ini mengusung tema “When All Leaders Unite in One Vision” sebagai bentuk upaya agar setiap kader LEMAH ABANG memiliki jiwa kepemimpinan dan mampu berjuang bersama demi LEMAH ABANG yang lebih baik. 

Ungkapan tersebut seperti yang dituturkan Ummi Hanik selaku ketua panitia acara. 

“Dari tema ini diharapkan agar seluruh anggota dan staf muda mempunyai jiwa kepemimpinan dan bersama-sama untuk menjadikan LEMAH ABANG lebih baik ke depannya sesuai dengan visi yg sudah tertera,” terangnya. 

Dirinya menerangkan bahwa tujuan dari adanya TOSLA adalah sebagai bentuk orientasi anggota untuk menyiapkan kader agar memiliki bekal untuk masuk dalam kepengurusan selanjutnya. 

“Masa orientasi anggota yang bertujuan untuk menyiapkan sekaligus memberi bekal (kader) untuk kepengurusan selanjutnya,” jawab mahasiswi UIN Abdurahman Wahid Pekalongan tersebut. 

Sementara itu, Ketua Umum LEMAH ABANG, Slamet Murtdho menuturkan bahwa selain mengamalkan Tridharma Perguruan Tinggi, TOSLA bertujuan untuk membentuk mahasiswa humanis, bermoral, dan berorientasi pada masyarakat. 

“Tujuannya sebagai upaya untuk penguatan kualitas anggota LEMAH ABANG dalam hal keorganisasian dan membentuk Mahasiswa Batang yang humanis, bermoral, dan berorientasi kemasyarakatan,” tegasnya. 

Beragam kegiatan dilaksankan dalam acara TOSLA tahun ini. Di antaranya yakni penyampaian materi, sarasehan, dan outbound ke wisata pagilaran. 

Total ada tiga materi yang menjadi inti dari acara kemarin. Tiga materi tersebut adalah pengorganisiran masyarakat yang disampaikan oleh Hazmi Al Faqih. Kemudian ada analisis sosial dan analisis wacana yang diampu oleh Nabi’ul Ma’arif. Lalu yang terakhir ada materi manajemen organisasi yang diberikan oleh Bagus Susatyo. 

Sesi penyerahan sertifikat kepada Bagus Susatyo selaku pemateri manajemen organisasi dalam acara Training Orientation of LEMAH ABANG (TOSLA) pada sabtu (1/10) di Sekolah Dasar Negeri 01 Keteleng, Blado, Batang.

Ketiga materi tersebut diharapkan mampu mencetak kader LEMAH ABANG menjadi aktor dan inisiator gerakan yang berorientasi pada pengembangan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Slamet kala ditanya soal harapn dari acara ini. 

“Dari TOSLA ini diharapkan anggota dapat menjadi aktor dan inisiator gerakan yang berorientasi pengembangan masyarakat di lingkungannya masing-masing,” ujar Slamet. 

Reporter: Muhammad Zhur Rifqi

Editor: Muhammad Fajar Sodik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here