Logo Forkombi 360pxFORKOMBI.COM | ARTIKEL – Berbicara masalah Indonesia seolah-oah tidak ada matinya. Kenapa saya mengatakan demikian, karena selalu ada pembahasan mengenai Indonesia setiap saatnya. Mulai dari sosial budaya, pendidikan, politik, ekonomi, bahkan sampai nasionalisme.

Sosial Budaya

Sosial budaya saat ini sedikit hangat untuk dibincangkan. Karena banyak kalangan dari budayawan sampai orang awam yang baru mengetahui sosial budaya membincangkannya. Namun perbincangan ini bukan karena akan adanya pembaharuan-pembaharuan sosial budaya, tapi lebih kepada banyaknya kebijakan-kebijakan pemerintah yang menyinggung soal sosial budaya. Baik karena menguntungkan ataupun merugikan sosial budaya yang telah ada di Indonesia.

Ekonomi Indonesia

Menyinggung soal ekonomi Indonesia selalu membicarakannya pula. Kenapa demikian? Karena, Indonesia yang katanya negeri yang subur, negeri yang sumber daya alamnya melimpah bahkan “tongkat kayu bisa jadi tanaman” pun masalah ekonomi menjadi momok terbesar di negeri ini. Kemiskinan merajalela (maksudnya banyak rakyat yang masih miskin) dan lebih parahnya lagi banyak pula kekayaan alam yang kita punya bukan dinikmati oleh rakyat kita sendiri. Justru hanya oknum saja yang mampu menikmatinya. Terlebih lagi banyak orang asing yang menguasai sektor ekonomi di Indonesia ini.

Pendidikan

Pendidikan di Indonesia masih kurang mendapatkan perhatian khusus oleh semua kalangan. Padahal pendidikanlah yang mampu menaikan derajat bangsa. Pendidikanlah yang akan memberikan pengetahuan antara mensejahterakan dan menyengsarakan rakyat. Justru di Indonesia seolah-olah terbalik, banyak oknum semakin tinggi pendidikannya justru semakin besar pula menyengsarakan rakyatnya.

Politik

Politik di Indonesia sudah sangat kebablasan. Sedikit-sedikit politik. Sedikit-sedikit politik. Sosial Budaya, Pendidikan, ekonomi pun ikut dimasuki politik oleh oknum bangsa ini. Lebih parahnya lagi politik yang mengatasnamakan kepentingan rakyat. Tapi, rakyat pula yang menjadi korbannya. Akhir-akhir ini, nasionalisme rakyat sedang diguncangkan. Dengan munculnya isu khilafah yang akan menggantikan Demokrasi di negeri ini. Padahal khilafahpun belum tentu akan mampu mensejahterakan rakyat, mendamaikan kehidupan berbangsa dan bernegara di negeri ini.

Sejarah

Menengok sejarah perjuangan rakyat dalam memerdekakan Indonesia dari tangan penjajah yang begitu susahnya. Seakan kita telah lupa akan perjuangan mereka. Tepat pada hari ini 1 Juni 1945 selesainya sidang BPUPKI yang melahirkan Pancasila, menjadi saksi bahwa tokoh pejuang bangsa tidak asal-asalan dalam memperjuangkan Indonesia agar merdeka. Pancasila sebagai dasar negara, dan Pancasila sebagai ideologi negara sangatlah tepat sejak dahulu hingga sekarang bahkan masa depan. Hanya Pancasila yang mampu menjadi penengah agama-agama yang ada di Indonesia, Penengah suku-suku yang ada di Indonesia ini.

Saya Indonesia, Saya Pancasila

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here