FORKOMBI.COM – Pagelaran seni dan budaya bertajuk Katresnan Pagelaran Batang (KAPANG) sukses digelar di Gedung Societet Militair, Taman Budaya Yogyakarta, Sabtu (14/01) kemarin. Agenda tersebut mengangkat tema “Tepang Budaya Batang Lumantar Kapang”.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Forum Silaturahmi Mahasiswa Batang-Yogyakarta (FORSIMBA) ini dimulai dari pukul 1 siang hingga pukul 5 sore.

Ketua panitia kegiatan, Tisna Purnomo mengatakan, KAPANG merupakan upaya untuk memperkenalkan budaya Batang kepada masyarakat luas, khususnya di Yogyakarta.

“KAPANG, Katresnan Pagelaran Batang merupakan usaha kami sebagai pemuda untuk melestarikan dan mengenalkan budaya Batang di Yogyakarta,” kata Tisna kala menyampaikan sambutan pembukaan KAPANG ke-3 ini.

Dalam kegiatan ini, sejumlah budaya Batang ditampilkan, di antaranya Pagelaran Seni Babalu, Tari Batik Gringsing, Tari Petik Teh, Tari Simo, dan Fashion Show Batik Batang.

Tak hanya itu, kegiatan yang dihadiri lebih dari 300 orang ini juga menyuguhkan kuliner khas Kabupaten Batang, seperti Megono, Serabi Kalibeluk, dan Kerupuk Usek.

Selain menampilkan budaya dan kuliner khas Batang, KAPANG ke-3 ini juga menyajikan sesi Babalu Sharing Session. Agenda ini diadakan untuk mengenal lebih dalam mengenai pagelaran seni Babalu dengan menghadirkan perwakilan dari Dewan Kesenian Daerah dan Sutradara pementasan Babalu sebagai narasumber.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi live music oleh band asal Yogyakarta, Lemboo.

Ketua umum FORSIMBA Tito Syis Aulia berharap KAPANG dapat turut berkontribusi memperkenalkan kebudayaan Batang ke daerah lain dan dirinya berharap eksistensi kabupaten Batang dapat semakin meningkat setelah KAPANG sukses digelar.

“KAPANG mengusung tema ‘Tepang Budaya Batang Lumantar Kapang’, pagelaran budaya ini bertujuan untuk memperkenalkan kebudayaan Batang ke Yogyakarta, dengan harapan lain, eksistensi keberadaan Kabupaten Batang lebih meningkat lagi,” harap Tito.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here